IPAnalyser · tls12-vs-tls13
TLS 1.2 vs TLS 1.3: perbedaan keamanan dan kinerja
Halaman ini menjelaskan sinyal jaringan yang dapat diamati, cara kerja metode, dan batasannya. IPAnalyser tidak dengan sengaja menyimpan hasil dalam log aplikasi, analitik, atau basis data.
Sinyal dan konsep utama
| Sinyal dan konsep utama | Metodologi |
|---|---|
| TLS 1.2 | Privasi sejak perancangan |
| TLS 1.3 | Privasi sejak perancangan |
| RFC 5246 | Privasi sejak perancangan |
| RFC 8446 | Privasi sejak perancangan |
| 0-RTT | Privasi sejak perancangan |
| AEAD | Privasi sejak perancangan |
Pahami hasilnya
Apa yang ditunjukkan IP publik
IP publik mengidentifikasi koneksi jaringan di internet. IP tidak mengidentifikasi seseorang atau alamat fisik yang tepat.
Mengapa lokasi hanya perkiraan
Lokasi IP dapat menunjuk ke gateway, pusat jaringan seluler, jaringan perusahaan, atau pintu keluar VPN, bukan perangkat Anda.
Privasi sejak perancangan
Hasil dasar berasal dari respons edge saat ini. IPAnalyser tidak sengaja menuliskannya ke basis data aplikasi, profil analitik, atau log aplikasi.
Penilaian jaringan
Sinyal jaringan bersifat heuristik. Sinyal ini tidak dapat memastikan penggunaan VPN, proksi, Tor, atau koneksi residensial.
Sumber data
FAQ
Pertanyaan umum
Apakah lokasi IP tepat?
Tidak. Geolokasi IP memperkirakan tempat blok alamat atau gateway jaringan didaftarkan atau dirutekan. Hasilnya dapat menunjuk ke pusat operator seluler, jaringan perusahaan, fasilitas penyedia internet, atau pintu keluar VPN, bukan perangkat Anda. Anggap negara dan wilayah sebagai perkiraan, bukan identitas seseorang atau alamat fisik yang tepat.
Apakah ASN hosting membuktikan penggunaan VPN?
Tidak. ASN hosting dapat menunjukkan bahwa lalu lintas keluar melalui infrastruktur yang dipakai penyedia cloud, layanan VPN, proksi, atau sistem bisnis biasa. IPAnalyser menggabungkannya dengan sinyal jaringan terbatas dan menjelaskan ketidakpastian. Hasil ini tidak mengetahui siapa yang mengendalikan koneksi dan tidak membuktikan penggunaan VPN, proksi, atau Tor.